Minggu, 24 Februari 2013
puisi merindu
puisi untuk dia,, :)
sayang, kadang malam adalah tempat ku meneteskan air mata, berteriak tanpa suara, merintih bergetar menahan sakit sesak didada, aku menangis merindukanmu. Sayang, banyak jalan kita lalui bersama, lurus kadang tak terarah, menepi namun penuh amarah, pernah berfikir menyesal mencintaimu, namun semua dihapus oleh sang waktu. Sayang, kadang rasa ini bingung tak menentu, hatiku mencintaim tanpa bisa mengungkapkannya, ingin memelukmu tapi ku tak sanggup. Sayang, jika waktu berakhir aku harap denganmu, tahu kah kau ? ku ingin merasakan hangatnya dekapmu, namun sebatas asa takut cinta tak terbalas, meski rapuh tergerus sunyi aku disini tetap menanti, meski senja tertelan malam, cintaku kan menua hingga akhir zaman..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar